Blog

SERBA SERBI PEMAKAIAN METERAI Rp10.000

Uncategorized

SERBA SERBI PEMAKAIAN METERAI Rp10.000

         Penggunaan Meterai seringkali ditemui ketika harus berurusan dengan dokumen penting, sebut saja dokumen perjanjian. Bea Meterai adalah  pajak yang dikenakan pada beberapa dokumen resmi dengan maksud untuk memberikan nilai hukum terhadap sebuah dokumen. Tujuan penempelan Meterai yaitu untuk memberikan nilai hukum pada sebuah dokumen yang telah dibuat.

            Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perubahan Tarif Bea Meterai dan Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal yang Dikenakan Bea Meterai, berikut ini daftar dokumen yang dikenakan materai yaitu :

  1. Surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan, atau keadaan yang bersifat perdata
  2. Akta-akta notaris termasuk salinannya
  3. Akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah termasuk rangkap-rangkapnya
  4. Surat yang memuat jumlah uang, di antaranya: Surat yang menyebutkan penerimaan uang, surat yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening di bank, surat yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bank, surat yang berisi pengakuan bahwa utang uang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungan
  5. Surat berharga seperti wesel, promes, dan aksep.
  6. Dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka Pengadilan, yaitu: Surat-surat biasa dan surat-surat kerumahtanggaan, surat-surat yang semula tidak dikenakan bea meterai berdasarkan tujuannya jika digunakan untuk tujuan lain atau digunakan oleh orang lain selain dari maksud semula.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2000, berikut tarif bea materai dan perbedaan penggunaannya:

Nilai Materai Rp6.000 yaitu :

  • Dokumen yang disebutkan pada poin sebelumnya (poin 1-6)
  • Surat yang memuat jumlah uang (poin nomor 4) dan surat berharga seperti wesel, promes, dan aksep (poin nomor 5) yang mempunyai harga nominal lebih dari Rp1.000.000 (satu juta rupiah)
  • Efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang mempunyai harga nominal lebih dari Rp1.000.000
  • Sekumpulan efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang tercantum dalam surat kolektif yang mempunyai jumlah harga nominal lebih dari Rp1.000.000

Nilai Materai Rp3.000 yaitu :

  • Surat yang memuat jumlah uang (poin nomor 4) dan surat berharga seperti wesel, promes, dan aksep (poin nomor 5) yang mempunyai harga nominal lebih dari Rp250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) sampai dengan Rp1.000.000 (satu juta rupiah).
  • Cek dan bilyet giro tanpa batas pengenaan besarnya harga nominal
  • Efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang mempunyai harga nominal sampai dengan Rp1.000.000
  • Sekumpulan efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang tercantum dalam surat kolektif yang mempunyai jumlah harga nominal sampai dengan Rp1.000.000

Secara garis besar, bea meterai merupakan pajak atas dokumen yang terutang sejak saat dokumen tersebut ditandatangani oleh pihak-pihak yang berkepentingan, atau diserahkan kepada pihak lain jika dokumen itu hanya dibuat oleh satu pihak. Dengan dibubuhi materai, menjadikan dokumen itu sah di mata hukum. Jika ingin dipakai sebagai alat bukti di pengadilan, harus dilunasi dulu bea terutangnya.

Surat pernyataan tetap sah walaupun tidak dibubuhi materai. Akan tetapi, karena surat tersebut akan digunakan sebagai alat bukti di pengadilan, maka dikenakan Bea Materai sebagai pajak dokumen. Surat pernyataan yang belum dibubuhi materai tetapi ingin diajukan sebagai alat bukti di pengadilan, maka pelunasan Bea Materai dilakukan dengan Pemateraian Kemudian. Kekuatan pembuktian surat pernyataan yang tidak dibubuhi Materai tetapi akan dijadikan alat bukti di pengadilan, memiliki kekuatan pembuktian yang sama dengan surat pernyataan yang telah bermaterai. Namun, untuk dapat dijadikan alat bukti, harus memenuhi syarat administratif yaitu melunasi Bea Materai yang terutang.

Mulai Januari Tahun 2021  Pemerintah dan DPR bersepakat untuk menaikkan besaran nilai bea materai yang biasanya Rp3.000 dan Rp 6.000 menjadi materai Rp10.000. Kenaikan harga materai itu disetujui melalui rapat pembahasan RUU Bea Materai tingkat I antara Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan RI, Kamis (3/9/2020).

ALASAN KENAIKAN

Salah satu pertimbanga kenaikan tarif meterai menjadi Rp10.000 adalah karena pendapatan per kapita masyarakat Indonesia telah meningkat disbanding tahun 2000 ketika dtarif bea meterai dianikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menghadiri rapat tersebut mengatakan, kenaikan harga materai dilakukan untuk kali pertama sejak 34 tahun terakhir. “Penyesuaian tarifnya dari Rp 3 ribu dan Rp 6 ribu menjadi Rp 10 ribu. Itu single tarif sejak 34 tahun terakhir tidak ada penyesuaian,” kata Sri Mulyani di gedung DPR. Itu artinya Bea Meterai untuk kategori Rp3.000 dan Rp6.000 akan dihapus oleh pemerintah dan menggantinya dengan besaran Rp 10.000. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan aturan baru ini akan dimulai pada 1 Januari 2021 mendatang dengan alasan adanya wabah virus corona atau Covid-19.

Penggunaan Materai Rp10.000 yaitu :

  1. Dokumen yang Dikenai Bea Materai Rp 10.000

Bea Materai Rp 10.000 digunakan untuk dokumen tertentu. Dalam Pasal 7 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Bea Meterai, pemerintah mengatur ada sepuluh dokumen yang tidak dikenakan bea meterai. Dokumen-dokumen itu antara lain:

  • Dokumen yang terkait lalu lintas orang dan barang

Dokumen ini antara lain surat penyimpanan barang, konosemen, surat angkutan penumpang dan barang, bukti untuk pengiriman dan penerimaan barang, surat pengiriman barang untuk dijual atas tanggungan pengirim, dan surat lainnya yang dapat dipersamakan dengan surat lain.

  • Segala Macam Ijazah
  • Segala Macam Pembayaran

Bea materai diberlakukan untuk dokumen tanda terima pembayaran gaji, uang tunggu, pensiun, uang tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan hubungan kerja. Termasuk juga berbagai macam jenis surat yang diserahkan untuk mendapatkan pembayaran.

  • Tanda Bukti Penerimaan Uang Negara

Dokumen selanjutnya yang harus bermaterai adalah tanda bukti penerimaan uang negara dari kas negara, kas pemerintah daerah, bank, dan lembaga lainnya yang ditunjuk oleh negara berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Kwitansi

Dokumen kuitansi yang dimaksud ialah kwitansi untuk semua jenis pajak. Termasuk juga kwitansi penerimaan lainnya yang dapat dipersamakan dan berasal dari kas negara, kas pemerintahan daerah, bank, dan lembaga lainnya yang ditunjuk berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Tanda Penerimaan Organisasi

Dokumen yang harus bermaterai selanjutnya ialah dokumen yang berkaitan dengan penerimaan uang yang dibuat dan untuk keperluan intern berbagai macam organisasi.

 2.  Dokumen Bersifat Perdata Kena Materai Rp 10.000

Selain enam hal tersebut di atas, RUU Materai juga menyebutkan dokumen yang menyatakan jumlah uang nominal lebih dari R5 juta juga harus dibubuhi materai. Pada intinya, dokumen-dokumen yang harus ditempeli materai adalah dokumen yang bersifat perdata. Ringkasnya, antara lain sebagai berikut:

  • Surat perjanjian
  • Surat keterangan/pernyataan
  • Akta notaris beserta grosse, salinan, dan kutipannya
  • Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah beserta salinan dan kutipannya
  • Surat berharga dengan nama dan dalam bentuk apa pun
  • Dokumen transaksi surat berharga
  • Dokumen transaksi kontrak berjangka, dengan nama dan dalam bentuk apa pun
  • Dokumen lelang

3.  Saham dan Obligasi Juga Kena Materai Rp 10.000

Dalam Pasal 3 Ayat (2) huruf di diperinci lagi, bahwa surat berharga yang dimaksud termasuk yang ada di dalam daftar berikut ini:

  • Saham
  • Obligasi
  • Cek
  • Bilyet giro
  • Aksep
  • Wesel
  • Sukuk
  • Surat utang
  • Warrant
  • Option
  • Deposito,
  • Termasuk surat kolektif saham

  Demikian mengenai penggunaan materai Rp10.000 yang baru disahkan. Materai Rp10.000 berlaku mulai Januari 2021. Jadi segala macam dokumen yang memenuhi kriteria di atas dan akan dikeluarkan tahun 2021, wajib menggunakan bea materai Rp10.000.

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping
Alert: You are not allowed to copy content or view source !!
X
X
X