Blog

Bagaimana Hak Waris Dalam Perkawinan Poligami Tanpa Izin?

Cover-layangna-putus-part-3
Uncategorized

Bagaimana Hak Waris Dalam Perkawinan Poligami Tanpa Izin?

Masih melanjutkan kisah Layangan Putus yang gak ada abis-abisnya buat dibahas nih guys, karena selain banyak yang relate dengan kehidupan sehari-hari kita juga perlu banget tau tentang perlindungan hukum dan hak waris bagi yang melalukan perkawinan poligami tanpa terlebih dahulu izin kepada istri pertamanya.

Inget kan minggu lalu Minda bahas tentang Aris beliin Lydia Danira Penthose seharga 5 M? nah semisal Aris meninggal nanti, apakah bisa anak-anak yang dari Kinan mendapatkan bagian waris atas penjualan Apartemen tersebut yang atas nama Lydia Danira? (bisa/gak bisa)

Dalam Pasal 128 KUH Perdata dan Pasal 96 ayat (1) Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (“KHI”).

Untuk yang berpoligami dan beragama Islam, maka pembagian harta bersama didasarkan pada ketentuan Pasal 94 KHI:

  1. Harta bersama dari perkawinan seorang suami yang mempunyai istri lebih dari seorang, masing-masing terpisah dan berdiri sendiri.
  2. Pemilikan harta bersama dari perkawinan seorang suami yang mempunyai istri lebih dari seorang sebagaimana tersebut ayat (1), dihitung pada saat berlangsungnya akad perkawinan yang kedua, ketiga atau keempat.

Harta yang diperoleh oleh suami selama dalam ikatan perkawinan dengan istri pertama, merupakan harta bersama milik suami dan istri pertama. Sedangkan harta yang diperoleh suami selama dalam ikatan perkawinan dengan istri kedua dan selama itu pula suami masih terikat perkawinan dengan istri pertama, maka harta tersebut merupakan harta bersama milik suami istri, istri pertama dan istri kedua (hal. 146).

Terus gimana nih guys cara membagi harta bersama bagi suami yang mempunyai istri lebih dari satu dalam kisah tersebut misalnya Aris meninggal dunia?

Maka perhitungannya sebagai berikut:

Untuk istri pertama 1/2 dari harta bersama dengan suami yang diperoleh selama perkawinan, ditambah 1/3 dari harta bersama yang diperoleh suami bersama dengan istri pertama dan istri kedua (hal. 146). Sehingga yang didapat istri kedua adalah 1/3 dari harta bersama yang diperoleh suami bersama dengan istri pertama dan istri kedua.

Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat bagi good people semua… untuk yang penasaran dengan pembahasan menarik lainnya silahkan kunjungi artikel kami di idlc.id, sampai jumpa di story selanjutnya!!!

Leave your thought here

Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping
Alert: You are not allowed to copy content or view source !!