perjanjian timbal balik tak sempurna

perjanjian timbal balik yang semula bersifat sepihak karena hanya salah satu pihak dibebani kewajiban utama tetapi kemudian menimbulakan kewajiban untuk pihak yang lain karena adanya peristiwa hukum yang baru

Alert: You are not allowed to copy content or view source !!